Kuliah 6. Sinar x
6.1 Pembangkit Sinar – X
Sinar X ditemukan oleh Roentgen pada tahun 1895. Daya tembusnya yang luar biasa merupakan ciri yang sangat menarik pada saat itu. Dengan gaya dramawan yang besar Roentgen menyebarkan hasil foto sinar X lengkap dengan sepatu bootnya. Hal tersebut cukup menarik perhatian. Berbagai spekulasi dilontarkan mengenai sinar yang dapat menembus kemana-mana, dengan segala khalayan tentang daya tembusnya yang tinggi.
Sinar x terjadi apabila satu berkas elektron bebas berenergi kinetik tinggi mengenai logam. Biasanya permukaan logam dengan nomor atom Z yang tinggi. Tempat dimana berkas elektron itu menumbuk logam akan merupakan sumber sinar dengan daya tembus yang besar.
K adalah katode yang dihubungkan dengan kutub negatif sumber tegangan tinggi. Katoda dipanaskan dengan menggunakan filamen agar lebih mudah memancarkan elektron.
A merupakan anoda yang terbuat dari logam berat. Anoda dihubungkan dengan kutub positif sumber tegangan tinggi. Beda potensial yang tinggi (beberapa kilo volt sampai dengan seratus kilo volt) menyebabkan sesampainya di Anoda, elektron yang dipancarkan oleh katoda memiliki energi kinetik yang sangat besar. Elektron-elektron inilah yang dalam tumbukannya dengan Anoda menimbulkan pancaran sinar x oleh Anoda.
Baik katoda maupun anoda ditempatkan dalam tabung gelas yang divakumkan, agar perjalanan elektron dari katoda ke anoda tidak mendapat gangguan. Anoda A didinginkan dengan air untuk menyalurkan kelebihan kalor yang timbul karena benturan berkas elektron dengan permukaan andoa. Jika pendinginan tak dilakukan suhu anoda akan terus meningkat sampai terjadi peleburan.
Roentgen melaporkan bahwa sinar X terbentuk di anoda apabila elektron yang berenergi tinggi menumbuk permukaan anoda. Bagaimanakah mekanismenya ? Bagaimana pula situasi fisiknya ?
Keadaan fisiknya dapat digambarkan sebagai berikut :
• Elektron berenergi tinggi sampai di permukaan logam, dan kemudian meneruskan perjalanannya di dalam logam. Dipandang dari elektron yang datang. Zat dapat merupakan susunan ion-ion berat dan lautan elektron bebas.
• Interaksi antara elektron yang datang dengan susunan ion maupun lautan elektron logam adalah interaksi elektromagnetik. Secara sederhana gaya interaksi yang terjadi dapat dinamakan gaya tumbukan, dan interaksi tersebut disebut tumbukan.
• Dalam tumbukan tersebut elektron berenergi tinggi kehilangan energinya sedikit demi sedikit, karena tumbukan itu terjadi secara berangkai. Energti elektron ini diubah menjadi pancaran elektromagnet karena elektron mengalami perlambatan, dan sebagian menjadi energi getar kisi ion dalam kristal. Bagian yang akhir ini menyebabkan meningkatnya suhu anoda. Bagian yang pertama (pancaran elektromagnet) adalah sinar X.
• Panjang gelombang sinar X tersebar meliputi spektrum yang bersifat kontinu karena prosesnya beruntun. Artinya spektrum yang terlihat mencakup berbagai tumbukan sekaligus secara suksesis setiap elektron kehilangan energinya melalui tumbukan-tumbukan berangkai.
6.2 Spektrum Sinar X
Ada berbagai cara untuk mengukur panjang gelombang sinar X. Salah satu yang terbaik adalah dengan menggunakan pemantulan sinar X oleh suatu kisi kristal zat padat. Apabila konfigurasi atom-atom diketahui dan jarak antara atom-atom tersebut juga diketahui dan jarak antara atom-atom tersebut juga diketahui maka kisi kristal tersebut dapat dipergunakan sebagai analisator panjang gelombang sinar X.
Spektrum sinar X yang menggunakan molybdenum sebagai anoda.
Dalam grafik spektrum tersebut terlihat beberapa lengkung intensitas 1 terhadap panjang gelombang , yang diplot pada berbagai beda potensial antara anoda dan katoda yang berlainan, khususnya 10 kV, 20 kV, dan 25 kV. Beberapa pengamatan tentang grafik-grafik eksperimental tersebut dapat diungkapkan sebagai berikut :
• Kecuali grafik dengan beda potensial 25 kV, semua lengkung bersifat kontinu. Untuk tegangan 25 kV tampak dua puncak yang menjulang.
• Panjang gelombang terpendek untuk setiap lengkung berlainan, makin tinggi beda potensialnya makin pendek pula panjang gelombang terpendeknya.
Di samping itu diamti pula bahwa apabila dipergunakan beda tegangan yang lebih tinggi 24 kV, maka puncak-puncak yang menjulang tetap muncul, dan terletak pada panjang gelombang yang sama. Apabila dipergunakan bahan anoda yang lain maka di atas beda potensial tertentu juga terlihat puncak-puncak yang menjulang. Kedudukannya () tidak sama dengan bahan molybdenum tadi.
Ternyata setiap bahan memiliki perangkat puncak yang tertentu kedudukannya. Oleh karena itu maka kedudukan puncak-puncak itu merupakan sidik jari yang memberikan cirikhas pada bahan anoda. Puncak-puncak tersebut dinamakan garis-garis karakteristik atau sinar-sinar karakteristik.
Dengan demikian dapat diterangkan teori tentang hal-hal yang berkaitan denga sifat fisis sinar X sebagai berikut :
1. Panjang gelombang terpendek min bergantung pada beda potensial anoda dan katoda.
2. Bentuk spektrum yang kontinu terletak di bawah potensial tertentu.
3. Sinar-sinar kharakteristik muncul pada beda potensial di atas nilai potensial tertentu.
Panjang gelombang terpendek min spektrum sinar X diperoleh pada beda potensial tertentu V0. Tinjau sebuah elektron yang sampai di anoda setelah melampaui beda potensial V0. Energi kinetik elektron tersebut adalah :
(6.1)
Dengan berpijak pada teori kuantum Einstien, bahwa sinar x merupakan suatu gumpalan energi elektromagnetik dengan energi E yang memenuhi :
(6.2)
andaikan bahwa ada kemungkinan, melalui suatu mekanisme tertentu, seluruh energi kinetik elektron pada saat menumbuk katoda semuanya dan tanpa kecuali menjadi suatu foton sinar X. dalam hal ini maka :
K = E atau hc/ = e V0 (6.3)
Sehingga diperoleh :
(6.4)
Apabila panjang gelombang minimum min dinyatakan dalam meer dan V0 dalam volt maka :
(6.5)
Apabila min dinyatakan dalam AngStrom dan Vo dalam kilo volt, maka :
(6.6)
Bagaimanakah dapat diterangkan mengenai bentuk spektrum yang kontinu. Model interaksi antara elektron dengan materi yang menghasilkan spektrum sinar x yang kontinu adalah sebagai berikut :
• Interaksi utama adalah antara elektron yang berenergi tinggi dengan inti-inti atom dalam anoda.
• Dalam interaksi tersebut bekerja gaya-gaya elektromagnetik. Karena gaya tersebut elektron mengalami percepatan dan memancarkan radiasi. Elektron
•
Foton
Inti (Ze)
Radiasi elektromagnetik karena elektron yang dipercepat
Spektrum sinar X kontinu yang diperoleh dengan mekanisme tersebut di atas juga disebut dengan brehmesstrahlung (bahasa Jerman brehms : rem, strahlung : sinar) karena terjadi melalui pengereman elektron dalam zat padat. Brehmsstrahlung dapat dianggap sebagai kebalikan dari efek foto listrik (elektron kehilangan energinya kemudian timbul foton).
Spektrum kontinu murni diperoleh apabila beda potensial antara katoda dan anoda dalam tabung sinar X tidak terlalu tinggi. Ujung paling kiri dari spektrum tersebut (panjang gelombang 0) dengan mekanisme seluruh energi kinetik elektron berubah menjadi sebuah foton dengan energi E = hc/0.
Apabila beda potensial sangat tinggi sekali maka akan terlihat puncak-puncak yang tajam tersuperposisi pada spektrum kontinu tersebut. Puncak-puncak tersebut tidak berasal dari proses yang menghasilkan brehmsstrahlung melainkan berasal dari suatu proses pemulihan ke keadaan semula dari suatu atom, dimana sebuah elektron kembali menduduki tempat semula yang menjadi kosong karena posisi tersebut telah terlempar oleh elektron cepat yang datang dari katoda.
Dalam proses pemulihan ini dipancarkan foton dengan panjang gelombang di daerah sinar X. elektron yang terlempar adalah elektron atom yang letaknya dekat dengan inti atom. Sinar-sinar ini dinamakan radiasi karakteristik, setiap logam memiliki perangkatnya sendiri-sendiri. Perangkat radiasi karakteristik ini sangat penting dalam bidang sinar X.
Elektron di dalam atom terbatas geraknya pada lintas-lintas edar tertentu seperti planet-planet mengelilingi matahari. pada suatu lintas edar tertentu elektron terkait pada inti melebihi energi kat. Energi total pada suatu lintas edar adalah jumlah aljabar dari energi ikat elektrostatik dan energi kinetik.
Apabila elektron luar berenergi tinggi menumbuk elektron yang terkait pada atom, dan melemparkannya ke luar maka kedudukan dalam lintas edar menjadi kosong. Kekosongan ini mengundang elektron lain untuk menduduki lowongan tersebut. Dilihat dari sudut atom maka elektron bebas yang akan terikat menjadi planet atom, akan kehilangan energi totalnya. Besarnya energi total ini di suatu lintas edar mencirikan lintas edar dari atom tersebut.
Dalam proses pemulihan ini energi yang “hilang” (energi total elektron) akan terpancar sebagai foton dengan energi tertentu. Berbagai lintas edar masing-masing memiliki harga fotonnya tersendiri. Karena itu radiasinya dinamakan radiasi kharakteristik. Sinar karakteristik dalam spektrum sinar X mengungatkan teori Bohr tentang terkuantisasinya lintas edar dalam suatu atom.
6.3 Interaksi Sinar X dengan Materi
1. Efek Compton
Dalam bahasan terdahulu telah dikemukakan salah satu bentuk interaksi sinar X (tepatnya foton sinar X) dengan materi yakni proses Compton. Bahasan tentang efek Compton itu berlandaskan pada konsep bahwa dalam interaksinya foton berkelakukan sebagai zarah, berada dalam tempat terbatas dalam ruang, memiliki energi dan momentum linear. Melalui efek Compton yang beruntun suatu foton sinar X akan kehilangan energinya secara terus-menerus
2. Produksi Pasangan (Pair Production)
Dalam moda ini suatu foton sinar X akan bertransformasi menjadi satu pasangan zarah, yaitu elektron dan apa yang dinamakan positron. Transformasi ini hanya dapat terjadi di bawah pengaruh medan inti yang kuat, jadi tak dapat terjadi dalam ruang hampa. Positron adalah suatu zarah mirip elektron yang bermuatan positip. Jadi transformasi produksi pasangan dapat dituliskan sebagai berikut :
v e+ + e-
Secara energetik ini dapat terjadi tentunya hanya apabila energi foton :
Hv > 2m0c2 = 1,02MeV
dengan mo massa elektron (=massa positron)
produksi pasangan dapat terjadi apabila energi foton lebih besar dari 1,02 MeV. Zarah positron telah diramalkan oleh PAM Dirac tahun 1929. Hal ini timbul dari penelaahannya mengenai teori kuantum relativistik.
Dalam hal-ihwal positron ini teori mendahului eksperimen. Baru tahun 1932 positron ditemukan secara eksperimen oleh Anderson di CALTECH (California Institute of Technology). Hal itu terjadi pada saat Anderson sedang melakukan percobaan-percobaan mengenai sinar kosmos dengan kamar kabut (Wilson).
Pada tahun tigapuluhan itu banyak fisikawan mempelajari radiasi pengion yang datang dari kosmos. Deteksinya dilakukan dengan pencacah Geiger-Muller secara sendiri, atau pencacah GM yang dikaitkan dengan suatu kamar kabut. Apabila suatu radiasi pengion melalui kamar kabut maka jejaknya dapat dilihat sebagai butir-butir kondensasi. Ini terjadi karena ion-ion udar dalam kamar kabut itu merupakan inti-inti kondensasi. Dengan pemotretan jejak itu dapat direkam dan dianalisa. Studi-studi semacam ini dapat membedakan jejak sinar a, elektron, atau pun sinar gama.
Dengan menempatkan seluruh kamar kabut dalam medan magnet, maka dapat pula diperkirakan muatan zarah yang membuat jejak. Dalam jejak itu Anderson menemukan jejak suatu zarah yang mirik elektron, kecuali tentang muatannya yang positif (positron).
Kekekalan energi mensyaratkan bahwa energi foton hn harus memenuhi :
hv = E+ + E-
dengan E+ dan E- secara berturut-turut adalah energi relativistik positron dan elektron. Apabila tenaga kinetik dinyatakan dalam K, maka berlaku.
E+ = K+ + m0c2
dan
E- = K- + m0c2
Oleh karena itu kekekalan energi mempersyaratkan
hv = K+ + K- + 2 m0c2
dengan ..mo = 9,11.10-31 kg
c = 3,00.10sm/s
2 m0c2 = 1,022 MeV
3. Proses Anihilasi (Positron-Electron Annihilation)
Pada umumnya pada proses pemusnahan positron maupun elektron berada dalam keadaan tak bergerak. Oleh karena itu hukum kekekalan momentum linear mengharuskan terjadi sekurang-kurangnya 2 foton.
e+ + e- v1 + v2
Kekekalan energi relativistik total menghendaki :
2 m0c2 = hv1 + hv2
Tetapi hukum kekekalan momentum linear mempersyaratkan :
sehingga diperoleh :
v1 = v2
4. Efek Fotolistrik
Dalam proses ini suatu foton sinar X menumbuk elektron (sebelah kanan) suatu atom. Elektro yang berdekatan dengan inti tersebut terlempar keluar. Foton sinar X akan kehilangan energinya dalam proses ini. Tentunya foton sinar X juga menumbuk elektron-elektron terluar suatu atom. Kasus ini tidak banyak berarti karena hanya mengurangi energi foton dengan tidak berarti.
Tova Dani Widinanto
Lucassico Dani Pedozil
Minggu, 24 April 2011
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
1. Mata pelajaran : Fisika
2. Kelas/Semester : XI / 1
3. Pertemuan ke : 15 - 19
4. Alokasi Waktu : 10 X 45 MENIT
5. Standar Kompetensi : 1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik
6. Kompetensi Dasar : 1.3. Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan
7. Indikator :
Mendeskripsikan karakteristik gaya pada benda elastis berdasarkan data percobaan (grafik)
Mengidentifikasi modulus elastisitas dan konstanta gaya
Membandingkan tetapan gaya berdasarkan data pengamatan
Menganalisis susunan pegas seri dan paralel
8. Tujuan pembelajaran :
Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat :
Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi sifat benda elastis
Memformulasikan konsep gaya pegas, modulus elastisitas, tetapan gaya, dan energi potensial pegas melalui diskusi kelas
Menganalisis penerapan susunan pegas seri atau paralel dalam kehidupan (misalnya: sock breker, spring bad, peralatan fitness, dan lain-lain)
Menganalisis penerapan konsep pegas dan prinsip hukum Hooke dalam diskusi pemecahan masalah
9. Materi : Hukum Hooke dan elastisitas
10. Metode Pembelajaran:
1. Eksperimen
2. Diskusi
3. Penugasan
11. . Langkah-langkah pembelajaran
PERTEMUAN KE 1 DAN KE 2
Kegiatan Waktu (menit) Aspek Life Skill yang dikembangkan
I. PENDAHULUAN
Apersepsi/Motivasi
Mengajak siswa melakukan mini lab tentang gaya pegas
5’
10’
Life skill
Thinking Skill
II. KEGIATAN
Elastisitas
a. Mengajak siswa berdiskusi tentang elastisitas benda
b. Menginformasikan bunyi hukum Hooke
Hukum Hooke
c. Mengajak siswa melakukan percobaan tentang gaya pegas dan konstanta pegas
d. Menginformasikan bunyi hukum Hooke
e. Menginformasikan pengertian batas elastisitas
f. Menginformasikan rumus untuk mencari energi potensial pegas
150’
Akademik skill
Life skill
Thinking Skill
III. PENUTUP
Menyimpulkan bahwa :
Hukum Hooke : F = kX
Energi potensial pegas
15’
PERTEMUAN KE 3 DAN KE 4
Kegiatan Waktu (menit) Aspek Life Skill yang dikembangkan
I. PENDAHULUAN
Motivasi :
Menceritakan perbedaan benda plastis dan elastis
Prasyarat :
Hk. hooke
10’
Life skill
Thinking Skill
II. KEGIATAN
Susunan pegas
Membahas pegas yang dsusun seri
Membahas pegas yang disusun paralel
Modus Elastisitas
Mengajak siswa berdiskusi tentang perbedaan tali karet, tali rafia, dan tali kawat
Mengajak siswa melakukan percobaan tentang modulus elastisitas
Menginformasikan pengertian modulus elastisitas atau modulus Young
Menginformasikan modulus elastisitas sejumlah bahan
Menginformasikan perbedaan antara tegangan (stress) dan regangan (strain)
150’
Akademik skill
Life skill
Thinking Skill
III. PENUTUP
Menyimpulkan modulus Young, Stress dan Strain
15’
PERTEMUAN KE 5
Kegiatan Waktu (menit) Aspek Life Skill yang dikembangkan
II. PENDAHULUAN
Motivasi :
geteran
Prasyarat :
Siswa mengetahui konsep hukum hokke,frekuensi,periode
5’
Life skill
Thinking Skill
IV. KEGIATAN
Getaran Harmonik pada Pegas
a. Mengingatkan pengertian getaran
b. Menginformasikan contoh getaran harmonik
c. Menginformasikan getaran harmonik pada pegas
d. Menguji kompetensi siswa tentang gaya pegas
70,
Akademik skill
Life skill
Thinking Skill
V. PENUTUP
Menguatkan kompetensi siswa tentang gaya pegas
15’
12. Media Pembelajaran
Satu set peralatan percobaan gaya pegas (statif, pegas, mistar, beban, neraca)
13. Penilaian
a. Jenis tagihan :
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai:
a. Kemampuan menjelaskan bahan plastis dan bahan elastis
b. Kemampuan menghitung energi potensial pegas
c. Kemampuan menghitung konstanta pegas yang disusun seri
d. Kemampuan menghitung konstanta pegas yang disusun paralel
e. Kemampuan menghitung modulus elastisitas benda
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan mengemukakan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat orang lain
c. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok
d. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Tes Produk / hasil
Kemampuan menyusun laporan hasil percobaan
b. Tindak lanjut :
Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaian 60 % atau lebih
Memberi program remidi untuk siswa yang pencapaiannya kurang dari 60 %
Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %.
14. Sumber Bacaan
Fisika XI A Marthen Kanginan, Erlangga, 2003, Jakarta
Fisika XIA Bob Foster, Erlangga, 2003, Jakarta
Fisika XIA Supiyanto, Erlangga, 2004, Jakarta
Wonosobo , … Agustus 2009
Kepala Sekolah Guru Mata pelajaran
Drs. Danang Kusumanto, M.Si SUPRIYANTO
NIP.
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ USAHA DAN ENERGI”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi kinetik
III. Indikator
Memformulasikan hubungan antara gaya, energi, usaha, dan daya ke dalam bentuk persamaan
IV. Materi Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Menceritakan tentang kegiatan yang dilakukan sehari-hari
2. Kegiatan Inti
a. Mengajak siswa berdiskusi tentang hubungan antara gaya dan perpindahan
b. Mengajak siswa melakukan mini lab tentang usaha
c. Menginformasikan cara menghitung usaha
d. Menginformasikan cara menghitung usaha oleh gaya yang arahnya membentuk sudut α
e. Menghitung cara menghitung usaha yang dilakukan oleh beberapa gaya
f. Memberikan materi pengayaan tentang usaha secara analisis vektor
g. Menguji kompetensi siswa tentang usaha
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang usaha
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 30-44
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menjelaskan pengertian usaha
b. Kemampuan menghitung besarnya usaha
2. Tes Kinerja
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menyampaikan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat orang lain
c. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ENERGI”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan anatara usaha dan perubahan energi kinetik
III. Indikator
Memformulasikan hubungan antara gaya, energi, usaha, dan daya ke dalam bentuk persamaan
IV. Materi Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Menceritakan tentang sumber energi
2. Kegiatan Inti
a. Mengajak siswa berdiskusi tentang energi
b. Menginformasikan pengertian energi
c. Menginformasikan jenis-jenis enegi
d. Menguji kompetensi siswa tentang eneri
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang energi
VI. Sumber Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 84-86
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan menjelaskan pengertian energio
b. Kemampuan menjelaskan jenis-jenis energi
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan menyampaikan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat orang lain
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ ENERGI KINETIK DAN ENERGI POTENSIAL”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi kinetik dan perubahan energi potensial
III. Indikator
1. Menunjukkan hubungan antara usaha dengan perubahan energi kinetik
2. Menunjukkan hubungan antara usaha dengan perubahan eneri potensial
IV. Materi Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Mengajak siswa berdiskusi tentang usaha dan perubahan energi
2. Kegiatan Inti
a. Membahas keterkaitan antara usaha dengan energi kinetik
b. Mengajak siswa berdiskusi tentang energi potensial
c. Menginformasikan jenis-jenis energi potensial
d. Mengajak siswa berdioskusi tentang energi potensial pegas
e. Mengajak siswa melakukan percobaan tentang hubungan antara gaya dengan pertambahan panjang pegas
f. Menginformasikan mengenai energi potensial pegas
g. Menguji kompetensi siswa tentang energi kinetik dan energi potensial
3. Penutup
Menguatkan pemahaman tentang energi kinetik dan energi potensial
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 86-92
3. Mistar, pegas, beban, statif
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan memberikan keterkaitan antara usaha dan energi kinetik
b. Kemampuan menghitung energi potensial gravitasi suatu benda
c. Kemampuan menghitung energi potensial pegas
2. Ts Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan mengemukakan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat teman dalam diskusi
c. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok
d. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Tes Produk / hasil
Aspek-aspek yang dinilai :
Kemampuan menyusun laporan hasil percobaan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ DAYA”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep enegi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi kinetik
III. Indikator
Memformulasikan konsep daya ke dalam bentuk persamaan dan kaitannya dengan usaha dan energi
IV. Materi Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Mengulang pembahasan tentang pengertian usaha dan energi
2. Kegiatan Inti
a. Menginformasikan pengertian daya
b. Menginformasikan cara menghitung daya
c. Memberikan materi pengayaan tentang hubungan antara daya dan kecepatan
d. Menguji kompetensi siswa tentang daya
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang daya
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 93-94
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menjelaskan pengertian daya
b. Kemampuan menghitung besarnya daya
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ HUKUM KEKEKALAN ENERGI ”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi kinetik
III. Indikator
1. Merumuskan hubungan medan konservatif dengan energi potensial dan Hukum Kekekalan Energi Mekanik
2. Merumuskan hukum Kekekalan Energi Mekanik pada medan gaya konservatif
3. Menerapkan hukum Kekekalan Energi Mekanik dalam Kehidupan Sehari-hari
IV. Meteri Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/motivasi
Menceritakan tentang perubahan bentuk energi
2. Kegiatan Inti
a. Menginformasikan hukum Kekekalan Energi Mekanik
b. Menginformasikan hukum Kekekalan Energi Mekanik pada benda jatuh bebas
c. Menginformasikan ciri-ciri medan gaya konservatif
d. Menginformasikan pengertian gaya konservatif
e. Membahas macam-macam gaya konservatif
f. Menginformasikan pengertian gaya nonkonservatif atau gaya disipatif gesekan dan gaya tarik atau gaya dorong
g. Membahas contoh-contoh penerapan hukum kekekalan energi
h. Menguji kompetensi siswa tentang hukum Kekekalan Energi
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang hukum Kekekalan Energi
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 95-106
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan menjelaskan hukum Kekekalan Energi
b. Kemampuan membedakan gaya konservatif dengan gaya non konservatif
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan.
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ MOMENTUM DAN IMPULS ”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistek diskret (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Menemukan hubungan antara konsep impuls dan momentum berdasarkan kepada hukum Newton tentang gerak dan hukum kekekalan momentum linier untuk menyelesaikan masalah tumbukan
III. Indikator
1. Memformulasikan konsep impuls dan momentum serta keterkaitan antara keduanya
2. Merumuskan hukum kekekalan Momentum Linier untuk menyelesaikan masalah pada tumbukan
IV. Materi Pokok
Momentum Linier dan Impuls
V. Stretegi Pembelajaran
1. Apersepsi / Motivasi
Menceritakan proses peluncuran roket yang mengunakan prinsip hukum kekekalan momentum
2. Kegiatan Inti
Pengertian Momentum dan Impuls
a. Mengajak siswa berdiskusi tentang kejadian-kejadian yang berhubungan dengan momentum dan impuls
b. Menginformasikan pengertian momentum
c. Menginformasikan teorema impuls-momentum
d. Mengajak siswa melakukan mini lab.
Menentukan Impuls
e. Menginformasikan cara menentukan impuls secara analisis
f. Membahas cara menentukan impuls apabila gaya yang bekerja tetap
g. Membahas cara menentukan impuls apabila gaya yang bekerja berubah terhadap waktu
h. Menentukan cara menentukan impuls secara grafis
i. Mengajak siswa melakukan percobaan untuk memahami hukum kekekalan momentum
j. Menginformasikan pernyataanhukum kekekalan momentum linier
k. Mengajak siswa berdiskusi tentang hukum kekekalan pada tumbukan
l. Menguji kompetensi siswa tentang momentum dan impuls
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang momentum dan impuls
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 112-121
3. Satu set alat percobaan tentang hukum kekekalan momentum
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis /Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menjelaskan pengertian momentum
b. Kemampuan menjelaskan pengertian impuls
c. Kemampuan menjelaskan hukum Kekekalan Momentum
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menyampaikan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan nmenghargai pendapat orang lain
c. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok
d. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Produk / hasil
Aspek yang dinilai :
Kemampuan menyusun laporan percobaan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ TUMBUKAN”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem diskret (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Menemukan hubungan antara konsep impuls dan momentum berdasarkan kepada hukum Newton tentang gerak dan hukum kekekalan momentum linier untuk menyelesaikan masalah tumbukan
III. Indikator
Mengintegradikan hukum Kekekalan Energi dan Kekekalan Momentum dalam berbagai peristiwa tumbukan
IV. Materi Pokok
Momentum Linier dan Impuls
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Menceritakan kegiatan sehari-hari contoh peristiwa tumbukan
2. Kegiatan Inti
Hukum yang Berlaku pada Tumbukan
a. Menginformasikan dua hukum yang berlaku pada peristiwat umbukan, yaitu hukum Kekekalan momentum dan hukum Kekekalan Energi Mekanik
b. Menginformasikan hukum Kekekalan Energi Mekanik pada tumbukan elastis sempurna
Jenis-Jenis Tumbukan
c. Mengajak siswa berdiskusi tentang beberapa jenis tumbukan
d. Menginformasikan jenis-jenis tumbukan, yaitu tumbukan lenting sempurna dan tumbukan tidak lenting sempurna
e. Menginformasikan rumus koefisien restitusi (e) pada peristiwa tumbukan
f. Menginformasikan nilai koefisien restitusi pada jenis-jenis tumbukan
g. Membahas tumbukan elastisitas sempurna
h. Membahas tumbukan elastisitas sebagian
i. Mengajak siswa melakukan percobaan tentang hukum kekekalan momentum pada tumbukan tak elastis sama sekali
j. Menguji kompetensi siswa tentang tumbukan
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang tumbukan
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI. A Intan Pariwara halaman 121-131
3. Satu set alat percobaan tumbukan (kereta dinamik, ticker timer, gabus, dan jarum)
VII. Penilaian
1. Tes tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menjelaskan peristiwa tumbukan
b. Kemampuan membedakan jenis-jenis tumbukan
c. Kemampuan menghitung kecepatan setelah tumbukan
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menyampaikan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat orang lain
c. Kemampuan bekerjasama dengan kelompok lain
d. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Produk / Hasil
Aspek yang dinilai :
Kemampuan menyusun laporan percobaan.
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ PENERAPAN MOMENTUM, IMPULS, DAN TUMBUKAN ”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem diskret (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Menemukan hubungan antara konsep impuls dan momentum berdasarkan kepada hukum Newton tentang gerak dan hukum kekekalan momentum linier untuk menyelesaikan masalah tumbukan
III. Indikator
Menerapkan prinsip kekekalan momentum untuk penyelesaian masalahyang menyengkut interaksi melalui gaya-gaya internal
IV. Materi Pokok
Momentum Linier dan Impuls
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Menceritakan kejadian yang menggunakanprinsip momentum, impuls, dan tumbukkan
2. Kegiatan Inti
Koefisien Restitusi Benda Jatuh
a. Mengajak siswa melakukan percobaan tentang koefisien restitusi
b. Menginformasikan koefisien restitusi pada benda jatuh dan memantul lagi
Ayunan Balistik
c. Mengajak siswa melakukan mini lab untuk memahami ayunan balistik
d. Menginformasikan hukum Kekekalan Momentum untuk ayunan balistik
e. Menginformasikan rumus untuk menghitung kecepatan peluru
Roket
f. Mengajak siswa melakukan mini lab untuk memahami gerak roket
g. Membahas prinsip kerja roket
h. Menguji kompetensi siswa tentang penerapan momentum, impuls, dan tumbukan
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang koefisien restitusi, ayunan balistik, dan roket
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 132-137
3. Alat percobaan koefisien restitusi (bola tenis dan meteran)
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan menghitung koefisien restitusi benda jatuh
b. Kemampuan menghitung tinggi pantulan atau tinggi mula-mula benda jika diketahui koefisien restitusinya
c. Kemampuan menghitung kecepatan peluru
d. Kemampuan menjelaskan prinsip kerja roket
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok
b. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Tes Produk / Hasil
Aspek-aspek yang dinilai
Kemampuan menyusun laporan hasil percobaan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
(RPP)
1. Mata pelajaran : Fisika
2. Kelas/Semester : XI / 1
3. Pertemuan ke : 15 - 19
4. Alokasi Waktu : 10 X 45 MENIT
5. Standar Kompetensi : 1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik
6. Kompetensi Dasar : 1.3. Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan
7. Indikator :
Mendeskripsikan karakteristik gaya pada benda elastis berdasarkan data percobaan (grafik)
Mengidentifikasi modulus elastisitas dan konstanta gaya
Membandingkan tetapan gaya berdasarkan data pengamatan
Menganalisis susunan pegas seri dan paralel
8. Tujuan pembelajaran :
Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat :
Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi sifat benda elastis
Memformulasikan konsep gaya pegas, modulus elastisitas, tetapan gaya, dan energi potensial pegas melalui diskusi kelas
Menganalisis penerapan susunan pegas seri atau paralel dalam kehidupan (misalnya: sock breker, spring bad, peralatan fitness, dan lain-lain)
Menganalisis penerapan konsep pegas dan prinsip hukum Hooke dalam diskusi pemecahan masalah
9. Materi : Hukum Hooke dan elastisitas
10. Metode Pembelajaran:
1. Eksperimen
2. Diskusi
3. Penugasan
11. . Langkah-langkah pembelajaran
PERTEMUAN KE 1 DAN KE 2
Kegiatan Waktu (menit) Aspek Life Skill yang dikembangkan
I. PENDAHULUAN
Apersepsi/Motivasi
Mengajak siswa melakukan mini lab tentang gaya pegas
5’
10’
Life skill
Thinking Skill
II. KEGIATAN
Elastisitas
a. Mengajak siswa berdiskusi tentang elastisitas benda
b. Menginformasikan bunyi hukum Hooke
Hukum Hooke
c. Mengajak siswa melakukan percobaan tentang gaya pegas dan konstanta pegas
d. Menginformasikan bunyi hukum Hooke
e. Menginformasikan pengertian batas elastisitas
f. Menginformasikan rumus untuk mencari energi potensial pegas
150’
Akademik skill
Life skill
Thinking Skill
III. PENUTUP
Menyimpulkan bahwa :
Hukum Hooke : F = kX
Energi potensial pegas
15’
PERTEMUAN KE 3 DAN KE 4
Kegiatan Waktu (menit) Aspek Life Skill yang dikembangkan
I. PENDAHULUAN
Motivasi :
Menceritakan perbedaan benda plastis dan elastis
Prasyarat :
Hk. hooke
10’
Life skill
Thinking Skill
II. KEGIATAN
Susunan pegas
Membahas pegas yang dsusun seri
Membahas pegas yang disusun paralel
Modus Elastisitas
Mengajak siswa berdiskusi tentang perbedaan tali karet, tali rafia, dan tali kawat
Mengajak siswa melakukan percobaan tentang modulus elastisitas
Menginformasikan pengertian modulus elastisitas atau modulus Young
Menginformasikan modulus elastisitas sejumlah bahan
Menginformasikan perbedaan antara tegangan (stress) dan regangan (strain)
150’
Akademik skill
Life skill
Thinking Skill
III. PENUTUP
Menyimpulkan modulus Young, Stress dan Strain
15’
PERTEMUAN KE 5
Kegiatan Waktu (menit) Aspek Life Skill yang dikembangkan
II. PENDAHULUAN
Motivasi :
geteran
Prasyarat :
Siswa mengetahui konsep hukum hokke,frekuensi,periode
5’
Life skill
Thinking Skill
IV. KEGIATAN
Getaran Harmonik pada Pegas
a. Mengingatkan pengertian getaran
b. Menginformasikan contoh getaran harmonik
c. Menginformasikan getaran harmonik pada pegas
d. Menguji kompetensi siswa tentang gaya pegas
70,
Akademik skill
Life skill
Thinking Skill
V. PENUTUP
Menguatkan kompetensi siswa tentang gaya pegas
15’
12. Media Pembelajaran
Satu set peralatan percobaan gaya pegas (statif, pegas, mistar, beban, neraca)
13. Penilaian
a. Jenis tagihan :
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai:
a. Kemampuan menjelaskan bahan plastis dan bahan elastis
b. Kemampuan menghitung energi potensial pegas
c. Kemampuan menghitung konstanta pegas yang disusun seri
d. Kemampuan menghitung konstanta pegas yang disusun paralel
e. Kemampuan menghitung modulus elastisitas benda
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan mengemukakan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat orang lain
c. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok
d. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Tes Produk / hasil
Kemampuan menyusun laporan hasil percobaan
b. Tindak lanjut :
Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaian 60 % atau lebih
Memberi program remidi untuk siswa yang pencapaiannya kurang dari 60 %
Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %.
14. Sumber Bacaan
Fisika XI A Marthen Kanginan, Erlangga, 2003, Jakarta
Fisika XIA Bob Foster, Erlangga, 2003, Jakarta
Fisika XIA Supiyanto, Erlangga, 2004, Jakarta
Wonosobo , … Agustus 2009
Kepala Sekolah Guru Mata pelajaran
Drs. Danang Kusumanto, M.Si SUPRIYANTO
NIP.
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ USAHA DAN ENERGI”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi kinetik
III. Indikator
Memformulasikan hubungan antara gaya, energi, usaha, dan daya ke dalam bentuk persamaan
IV. Materi Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Menceritakan tentang kegiatan yang dilakukan sehari-hari
2. Kegiatan Inti
a. Mengajak siswa berdiskusi tentang hubungan antara gaya dan perpindahan
b. Mengajak siswa melakukan mini lab tentang usaha
c. Menginformasikan cara menghitung usaha
d. Menginformasikan cara menghitung usaha oleh gaya yang arahnya membentuk sudut α
e. Menghitung cara menghitung usaha yang dilakukan oleh beberapa gaya
f. Memberikan materi pengayaan tentang usaha secara analisis vektor
g. Menguji kompetensi siswa tentang usaha
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang usaha
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 30-44
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menjelaskan pengertian usaha
b. Kemampuan menghitung besarnya usaha
2. Tes Kinerja
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menyampaikan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat orang lain
c. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ENERGI”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan anatara usaha dan perubahan energi kinetik
III. Indikator
Memformulasikan hubungan antara gaya, energi, usaha, dan daya ke dalam bentuk persamaan
IV. Materi Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Menceritakan tentang sumber energi
2. Kegiatan Inti
a. Mengajak siswa berdiskusi tentang energi
b. Menginformasikan pengertian energi
c. Menginformasikan jenis-jenis enegi
d. Menguji kompetensi siswa tentang eneri
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang energi
VI. Sumber Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 84-86
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan menjelaskan pengertian energio
b. Kemampuan menjelaskan jenis-jenis energi
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan menyampaikan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat orang lain
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ ENERGI KINETIK DAN ENERGI POTENSIAL”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi kinetik dan perubahan energi potensial
III. Indikator
1. Menunjukkan hubungan antara usaha dengan perubahan energi kinetik
2. Menunjukkan hubungan antara usaha dengan perubahan eneri potensial
IV. Materi Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Mengajak siswa berdiskusi tentang usaha dan perubahan energi
2. Kegiatan Inti
a. Membahas keterkaitan antara usaha dengan energi kinetik
b. Mengajak siswa berdiskusi tentang energi potensial
c. Menginformasikan jenis-jenis energi potensial
d. Mengajak siswa berdioskusi tentang energi potensial pegas
e. Mengajak siswa melakukan percobaan tentang hubungan antara gaya dengan pertambahan panjang pegas
f. Menginformasikan mengenai energi potensial pegas
g. Menguji kompetensi siswa tentang energi kinetik dan energi potensial
3. Penutup
Menguatkan pemahaman tentang energi kinetik dan energi potensial
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 86-92
3. Mistar, pegas, beban, statif
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan memberikan keterkaitan antara usaha dan energi kinetik
b. Kemampuan menghitung energi potensial gravitasi suatu benda
c. Kemampuan menghitung energi potensial pegas
2. Ts Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan mengemukakan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat teman dalam diskusi
c. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok
d. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Tes Produk / hasil
Aspek-aspek yang dinilai :
Kemampuan menyusun laporan hasil percobaan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ DAYA”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep enegi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi kinetik
III. Indikator
Memformulasikan konsep daya ke dalam bentuk persamaan dan kaitannya dengan usaha dan energi
IV. Materi Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Mengulang pembahasan tentang pengertian usaha dan energi
2. Kegiatan Inti
a. Menginformasikan pengertian daya
b. Menginformasikan cara menghitung daya
c. Memberikan materi pengayaan tentang hubungan antara daya dan kecepatan
d. Menguji kompetensi siswa tentang daya
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang daya
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 93-94
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menjelaskan pengertian daya
b. Kemampuan menghitung besarnya daya
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ HUKUM KEKEKALAN ENERGI ”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem deskrit (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi kinetik
III. Indikator
1. Merumuskan hubungan medan konservatif dengan energi potensial dan Hukum Kekekalan Energi Mekanik
2. Merumuskan hukum Kekekalan Energi Mekanik pada medan gaya konservatif
3. Menerapkan hukum Kekekalan Energi Mekanik dalam Kehidupan Sehari-hari
IV. Meteri Pokok
Usaha dan Energi
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/motivasi
Menceritakan tentang perubahan bentuk energi
2. Kegiatan Inti
a. Menginformasikan hukum Kekekalan Energi Mekanik
b. Menginformasikan hukum Kekekalan Energi Mekanik pada benda jatuh bebas
c. Menginformasikan ciri-ciri medan gaya konservatif
d. Menginformasikan pengertian gaya konservatif
e. Membahas macam-macam gaya konservatif
f. Menginformasikan pengertian gaya nonkonservatif atau gaya disipatif gesekan dan gaya tarik atau gaya dorong
g. Membahas contoh-contoh penerapan hukum kekekalan energi
h. Menguji kompetensi siswa tentang hukum Kekekalan Energi
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang hukum Kekekalan Energi
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 95-106
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan menjelaskan hukum Kekekalan Energi
b. Kemampuan membedakan gaya konservatif dengan gaya non konservatif
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan.
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ MOMENTUM DAN IMPULS ”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistek diskret (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Menemukan hubungan antara konsep impuls dan momentum berdasarkan kepada hukum Newton tentang gerak dan hukum kekekalan momentum linier untuk menyelesaikan masalah tumbukan
III. Indikator
1. Memformulasikan konsep impuls dan momentum serta keterkaitan antara keduanya
2. Merumuskan hukum kekekalan Momentum Linier untuk menyelesaikan masalah pada tumbukan
IV. Materi Pokok
Momentum Linier dan Impuls
V. Stretegi Pembelajaran
1. Apersepsi / Motivasi
Menceritakan proses peluncuran roket yang mengunakan prinsip hukum kekekalan momentum
2. Kegiatan Inti
Pengertian Momentum dan Impuls
a. Mengajak siswa berdiskusi tentang kejadian-kejadian yang berhubungan dengan momentum dan impuls
b. Menginformasikan pengertian momentum
c. Menginformasikan teorema impuls-momentum
d. Mengajak siswa melakukan mini lab.
Menentukan Impuls
e. Menginformasikan cara menentukan impuls secara analisis
f. Membahas cara menentukan impuls apabila gaya yang bekerja tetap
g. Membahas cara menentukan impuls apabila gaya yang bekerja berubah terhadap waktu
h. Menentukan cara menentukan impuls secara grafis
i. Mengajak siswa melakukan percobaan untuk memahami hukum kekekalan momentum
j. Menginformasikan pernyataanhukum kekekalan momentum linier
k. Mengajak siswa berdiskusi tentang hukum kekekalan pada tumbukan
l. Menguji kompetensi siswa tentang momentum dan impuls
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang momentum dan impuls
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 112-121
3. Satu set alat percobaan tentang hukum kekekalan momentum
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis /Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menjelaskan pengertian momentum
b. Kemampuan menjelaskan pengertian impuls
c. Kemampuan menjelaskan hukum Kekekalan Momentum
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menyampaikan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan nmenghargai pendapat orang lain
c. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok
d. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Produk / hasil
Aspek yang dinilai :
Kemampuan menyusun laporan percobaan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ TUMBUKAN”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem diskret (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Menemukan hubungan antara konsep impuls dan momentum berdasarkan kepada hukum Newton tentang gerak dan hukum kekekalan momentum linier untuk menyelesaikan masalah tumbukan
III. Indikator
Mengintegradikan hukum Kekekalan Energi dan Kekekalan Momentum dalam berbagai peristiwa tumbukan
IV. Materi Pokok
Momentum Linier dan Impuls
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Menceritakan kegiatan sehari-hari contoh peristiwa tumbukan
2. Kegiatan Inti
Hukum yang Berlaku pada Tumbukan
a. Menginformasikan dua hukum yang berlaku pada peristiwat umbukan, yaitu hukum Kekekalan momentum dan hukum Kekekalan Energi Mekanik
b. Menginformasikan hukum Kekekalan Energi Mekanik pada tumbukan elastis sempurna
Jenis-Jenis Tumbukan
c. Mengajak siswa berdiskusi tentang beberapa jenis tumbukan
d. Menginformasikan jenis-jenis tumbukan, yaitu tumbukan lenting sempurna dan tumbukan tidak lenting sempurna
e. Menginformasikan rumus koefisien restitusi (e) pada peristiwa tumbukan
f. Menginformasikan nilai koefisien restitusi pada jenis-jenis tumbukan
g. Membahas tumbukan elastisitas sempurna
h. Membahas tumbukan elastisitas sebagian
i. Mengajak siswa melakukan percobaan tentang hukum kekekalan momentum pada tumbukan tak elastis sama sekali
j. Menguji kompetensi siswa tentang tumbukan
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang tumbukan
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku Paket Fisika
2. Buku Fisika XI. A Intan Pariwara halaman 121-131
3. Satu set alat percobaan tumbukan (kereta dinamik, ticker timer, gabus, dan jarum)
VII. Penilaian
1. Tes tertulis / Paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menjelaskan peristiwa tumbukan
b. Kemampuan membedakan jenis-jenis tumbukan
c. Kemampuan menghitung kecepatan setelah tumbukan
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai :
a. Kemampuan menyampaikan pendapat dalam diskusi
b. Kemampuan menghargai pendapat orang lain
c. Kemampuan bekerjasama dengan kelompok lain
d. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Produk / Hasil
Aspek yang dinilai :
Kemampuan menyusun laporan percobaan.
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN
SMA 1 MOJOTENGAH
SKENARIO PEMBELAJARAN
“ PENERAPAN MOMENTUM, IMPULS, DAN TUMBUKAN ”
Mata Pelajaran : Fisika Semester : I
Kelas/Program : XI / Ilmu Alam Tahun pelajaran : 2006/2007
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran
I. Standar Kompetensi
Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem diskret (partikel)
II. Kompetensi Dasar
Menemukan hubungan antara konsep impuls dan momentum berdasarkan kepada hukum Newton tentang gerak dan hukum kekekalan momentum linier untuk menyelesaikan masalah tumbukan
III. Indikator
Menerapkan prinsip kekekalan momentum untuk penyelesaian masalahyang menyengkut interaksi melalui gaya-gaya internal
IV. Materi Pokok
Momentum Linier dan Impuls
V. Strategi Pembelajaran
1. Apersepsi/Motivasi
Menceritakan kejadian yang menggunakanprinsip momentum, impuls, dan tumbukkan
2. Kegiatan Inti
Koefisien Restitusi Benda Jatuh
a. Mengajak siswa melakukan percobaan tentang koefisien restitusi
b. Menginformasikan koefisien restitusi pada benda jatuh dan memantul lagi
Ayunan Balistik
c. Mengajak siswa melakukan mini lab untuk memahami ayunan balistik
d. Menginformasikan hukum Kekekalan Momentum untuk ayunan balistik
e. Menginformasikan rumus untuk menghitung kecepatan peluru
Roket
f. Mengajak siswa melakukan mini lab untuk memahami gerak roket
g. Membahas prinsip kerja roket
h. Menguji kompetensi siswa tentang penerapan momentum, impuls, dan tumbukan
3. Penutup
Menguatkan pemahaman siswa tentang koefisien restitusi, ayunan balistik, dan roket
VI. Sumber/Bahan/Alat
1. Buku paket Fisika
2. Buku Fisika XI A Intan Pariwara halaman 132-137
3. Alat percobaan koefisien restitusi (bola tenis dan meteran)
VII. Penilaian
1. Tes Tertulis / paper and Pen Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan menghitung koefisien restitusi benda jatuh
b. Kemampuan menghitung tinggi pantulan atau tinggi mula-mula benda jika diketahui koefisien restitusinya
c. Kemampuan menghitung kecepatan peluru
d. Kemampuan menjelaskan prinsip kerja roket
2. Tes Kinerja / Performance Test
Aspek-aspek yang dinilai
a. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok
b. Kemandirian dalam mengerjakan soal-soal latihan
3. Tes Produk / Hasil
Aspek-aspek yang dinilai
Kemampuan menyusun laporan hasil percobaan
Mengetahui Wonosobo, 1 Agustus 06
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
DRS. PURWANTO LILIK SORAYA
NIP. 130901464 NIP. 131771385
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Pertama dan kedua / 4 x 45 menit
Metode : Demostrasi dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Mendefinisikan pengertian gerak lurus
o Membedakan jarak dan perpindahan
o Membedakan kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat
C. Materi Essensial
Jarak dan perpindahan (Hlm. 36)
Kelajuan dan Kecepatan (Hlm. 37)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
(10 menit)
2. Kegiatan Inti
o Memahami peta konsep tentang gerak lurus
o Menahami tentang jarak dan perpindahan dengan memepelajari contoh soal 2.1
o Menuliskan persamaan kelajuan rata-rata , kecepatan rata-rata
o Mengambarkan grafik jarak terhadap waktu
o Mempelajari contoh soal 2.2 dan 2.3
o Mempelajari prosedur menghitung kelajuan sesaat
o Mengerjakan soal latihan 2A no 1 s.d 2 Hlm. 45
(160 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa
- Posisi adalah letak suatu benda pada waktu tertentu terhadap acuan tertentu
- Perpindahan adalah perubahan posisi
- Jarak adalah panjang suatu lintasan yang ditempuh dalam selang waktu
(10 menit)
4. Pekerjaan Rumah
o Soal latihan 2A no 3 Hlm 30
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Ketiga / 2 x 45 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Mendefinisikan pengertian gerak lurus
o Membedakan jarak dan perpindahan
o Membedakan kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat
C. Materi Essensial
Percepatan dan perlajuan (Hlm. 41)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(5 menit)
2. Kegiatan Inti
o Memahami peta konsep tentang gerak lurus
o Menuliskan persamaan percepatan
o Mempelajari contoh soal 2.4 dan 2.5
o Memahami percepatan sebagai besaran vektor dan perlajuan sebagai besaran skalar
o Menghitung percepatan suatu benda
o Mengerjakan soal latihan 2A no 4 Hlm. 45
(80 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa
- Perajuan adalah besaran skalar
- Percepatan adalagh besaran vektor
(5 menit)
4. Pekerjaan Rumaho -
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Keempat dan kelima / 4 x 45 menit
Metode : Ceramah (diskusi), praktek gerak lurus beraturan
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Menyimpulkan karakteristik gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait
o Menganalisis grafik gerak lurus dengan kecepatan konstan
C. Materi Essensial
Gerak Lurus Beraturan (Hlm. 43)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
o Ticker timer, papan luncur
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(10 menit)
2. Kegiatan Inti
o Menagih tugas pada pertemuan sebelumnya
o Memahami peta konsep tentang gerak lurus yang bersifat beraturan
o Mampu mengukur kelajuan dengan ticker timer
o Mempelajari contoh soal 2.6 dan 2.7
(160 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa alat yang dapat mengukur kelajuan sesaat digunakan alat yang sederhana yaitu ticker timer.
o Memberikan kesimpulan bahwa gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda tetap dengan kecepatan tetap
(10 menit)
4. Pekerjaan Rumah
o soal latihan 2A no 5 dan 6 Hlm. 45
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Keenam dan ketujuh / 2 x 45 menit
Metode : Praktik serta mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Menyimpulkan karakteristik gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait
o Membedakan percepatan rata-rata dan percepatan sesaat
o Menganalisis grafik gerak lurus dengan percepatan konstan
C. Materi Essensial
Gerak Lurus Berubah Beraturan (Hlm. 45)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(10 menit)
2. Kegiatan Inti
o Mampu mengukur percepatan suatu benda pada gerak lurus berubah beraturan dengan ticker timer.
o Memahami peta konsep tentang gerak lurus yang bersifat tidak beraturan
o Memahami pengertian gerak lurus berubah beraturan
o Memahami pengertian gerak lurus berubah beraturan
- Percepatan rata-rata
- Percepatan sesaat
o Memahami pengertian gerak lurus berubah beraturan
(160 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa percepatan sesaat
(10 menit)
4. Pekerjaan Rumaho -
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Kedelapan / 2 x 45 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Menyimpulkan karakteristik gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait
o Menerapkan besaran-besaran fisika dalam gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan dalam bentuk persamaan dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.
C. Materi Essensial
Gerak Lurus Berubah Beraturan (Hlm. 45)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(5 menit)
2. Kegiatan Inti
o Menuliskan hubungan antara kecepatan dan percepatan pada GLBB
o Menuliskan hubungan antara perpindahan, percepatan dan waktu pada GLBB
o Menuliskan hubungan antara perpindahan, kecepatan dan percepatan pada GLBB
o Menuliskan hubungan antara perpindahan, kecepatan dan waktu pada GLBB
o Mempelajari contoh soal 2.8, 2.9 dan 2.10
o soal latihan 2B no 1, 2, 3, 4 Hlm. 53
(80 menit)
3. Penutup
o Memberikan motivasi untuk lebih banyak mengerjakan soal
(5 menit)
4. Pekerjaan Rumah
o soal latihan 2B no 5 dan Hlm. 53
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : kesembilan / 2 x 45 menit
Metode : Praktik dan menjawab soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Menerapkan besaran-besaran fisika dalam gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan dalam bentuk persamaan dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.
C. Materi Essensial
Gerak Jatuh Bebas (Hlm. 50)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(5 menit)
2. Kegiatan Inti
o Memahami peta konsep tentang jatuh bebas
o Memahami peristiwa jatuh bebas
o Mengetahui persamaan gerak jatuh bebas
o Mempelajari contoh 2.11 s.d 2.13
o soal latihan 2B no 12, 13 Hlm. 53
(80 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa pada gerak jatuh bebas :
- Kecepatan awal nol
- Percepatan sama dengan percepatan gravitasi
- ∆x = ∆y
(5 menit)
4. Pekerjaan Rumah
o soal latihan 2B no 14 Hlm. 53
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Kesepuluh / 2 x 45 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Mendefinisikan pengertian gerak lurus
o Membedakan jarak dan perpindahan
o Membedakan kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat
o Menyimpulkan karakteristik gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait
o Menganalisis grafik gerak lurus dengan kecepatan konstan
o Membedakan percepatan rata-rata dan percepatan sesaat
o Menganalisis grafik gerak lurus dengan percepatan konstan
o Menerapkan besaran-besaran fisika dalam gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan dalam bentuk persamaan dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.
C. Materi Essensial
Jarak dan perpindahan (Hlm. 36)
Kelajuan dan Kecepatan (Hlm. 37)
Percepatan dan perlajuan (Hlm. 41)
Gerak Lurus Beraturan (Hlm. 43)
Gerak Lurus Berubah Beraturan (Hlm. 45)
Gerak Jatuh Bebas (Hlm. 50)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(5 menit)
2. Kegiatan Inti
o Mengerjakan evaluasi bab 2 Hlm. 56
(80 menit)
3. Penutup
Memberikan motivasi untuk lebih banyak mengerjakan soal
(5 menit)
4. Pekerjaan Rumaho -
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Pertama dan kedua / 4 x 45 menit
Metode : Demostrasi dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Mendefinisikan pengertian gerak lurus
o Membedakan jarak dan perpindahan
o Membedakan kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat
C. Materi Essensial
Jarak dan perpindahan (Hlm. 36)
Kelajuan dan Kecepatan (Hlm. 37)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
(10 menit)
2. Kegiatan Inti
o Memahami peta konsep tentang gerak lurus
o Menahami tentang jarak dan perpindahan dengan memepelajari contoh soal 2.1
o Menuliskan persamaan kelajuan rata-rata , kecepatan rata-rata
o Mengambarkan grafik jarak terhadap waktu
o Mempelajari contoh soal 2.2 dan 2.3
o Mempelajari prosedur menghitung kelajuan sesaat
o Mengerjakan soal latihan 2A no 1 s.d 2 Hlm. 45
(160 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa
- Posisi adalah letak suatu benda pada waktu tertentu terhadap acuan tertentu
- Perpindahan adalah perubahan posisi
- Jarak adalah panjang suatu lintasan yang ditempuh dalam selang waktu
(10 menit)
4. Pekerjaan Rumah
o Soal latihan 2A no 3 Hlm 30
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Ketiga / 2 x 45 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Mendefinisikan pengertian gerak lurus
o Membedakan jarak dan perpindahan
o Membedakan kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat
C. Materi Essensial
Percepatan dan perlajuan (Hlm. 41)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(5 menit)
2. Kegiatan Inti
o Memahami peta konsep tentang gerak lurus
o Menuliskan persamaan percepatan
o Mempelajari contoh soal 2.4 dan 2.5
o Memahami percepatan sebagai besaran vektor dan perlajuan sebagai besaran skalar
o Menghitung percepatan suatu benda
o Mengerjakan soal latihan 2A no 4 Hlm. 45
(80 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa
- Perajuan adalah besaran skalar
- Percepatan adalagh besaran vektor
(5 menit)
4. Pekerjaan Rumaho -
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Keempat dan kelima / 4 x 45 menit
Metode : Ceramah (diskusi), praktek gerak lurus beraturan
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Menyimpulkan karakteristik gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait
o Menganalisis grafik gerak lurus dengan kecepatan konstan
C. Materi Essensial
Gerak Lurus Beraturan (Hlm. 43)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
o Ticker timer, papan luncur
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(10 menit)
2. Kegiatan Inti
o Menagih tugas pada pertemuan sebelumnya
o Memahami peta konsep tentang gerak lurus yang bersifat beraturan
o Mampu mengukur kelajuan dengan ticker timer
o Mempelajari contoh soal 2.6 dan 2.7
(160 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa alat yang dapat mengukur kelajuan sesaat digunakan alat yang sederhana yaitu ticker timer.
o Memberikan kesimpulan bahwa gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda tetap dengan kecepatan tetap
(10 menit)
4. Pekerjaan Rumah
o soal latihan 2A no 5 dan 6 Hlm. 45
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Keenam dan ketujuh / 2 x 45 menit
Metode : Praktik serta mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Menyimpulkan karakteristik gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait
o Membedakan percepatan rata-rata dan percepatan sesaat
o Menganalisis grafik gerak lurus dengan percepatan konstan
C. Materi Essensial
Gerak Lurus Berubah Beraturan (Hlm. 45)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(10 menit)
2. Kegiatan Inti
o Mampu mengukur percepatan suatu benda pada gerak lurus berubah beraturan dengan ticker timer.
o Memahami peta konsep tentang gerak lurus yang bersifat tidak beraturan
o Memahami pengertian gerak lurus berubah beraturan
o Memahami pengertian gerak lurus berubah beraturan
- Percepatan rata-rata
- Percepatan sesaat
o Memahami pengertian gerak lurus berubah beraturan
(160 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa percepatan sesaat
(10 menit)
4. Pekerjaan Rumaho -
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Kedelapan / 2 x 45 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Menyimpulkan karakteristik gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait
o Menerapkan besaran-besaran fisika dalam gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan dalam bentuk persamaan dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.
C. Materi Essensial
Gerak Lurus Berubah Beraturan (Hlm. 45)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(5 menit)
2. Kegiatan Inti
o Menuliskan hubungan antara kecepatan dan percepatan pada GLBB
o Menuliskan hubungan antara perpindahan, percepatan dan waktu pada GLBB
o Menuliskan hubungan antara perpindahan, kecepatan dan percepatan pada GLBB
o Menuliskan hubungan antara perpindahan, kecepatan dan waktu pada GLBB
o Mempelajari contoh soal 2.8, 2.9 dan 2.10
o soal latihan 2B no 1, 2, 3, 4 Hlm. 53
(80 menit)
3. Penutup
o Memberikan motivasi untuk lebih banyak mengerjakan soal
(5 menit)
4. Pekerjaan Rumah
o soal latihan 2B no 5 dan Hlm. 53
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : kesembilan / 2 x 45 menit
Metode : Praktik dan menjawab soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Menerapkan besaran-besaran fisika dalam gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan dalam bentuk persamaan dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.
C. Materi Essensial
Gerak Jatuh Bebas (Hlm. 50)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(5 menit)
2. Kegiatan Inti
o Memahami peta konsep tentang jatuh bebas
o Memahami peristiwa jatuh bebas
o Mengetahui persamaan gerak jatuh bebas
o Mempelajari contoh 2.11 s.d 2.13
o soal latihan 2B no 12, 13 Hlm. 53
(80 menit)
3. Penutup
o Memberikan kesimpulan bahwa pada gerak jatuh bebas :
- Kecepatan awal nol
- Percepatan sama dengan percepatan gravitasi
- ∆x = ∆y
(5 menit)
4. Pekerjaan Rumah
o soal latihan 2B no 14 Hlm. 53
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : FISIKA
Materi Pokok : Gerak Lurus
Pertemuan / waktu : Kesepuluh / 2 x 45 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan
B. Indikator
o Mendefinisikan pengertian gerak lurus
o Membedakan jarak dan perpindahan
o Membedakan kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat
o Menyimpulkan karakteristik gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait
o Menganalisis grafik gerak lurus dengan kecepatan konstan
o Membedakan percepatan rata-rata dan percepatan sesaat
o Menganalisis grafik gerak lurus dengan percepatan konstan
o Menerapkan besaran-besaran fisika dalam gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan dalam bentuk persamaan dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.
C. Materi Essensial
Jarak dan perpindahan (Hlm. 36)
Kelajuan dan Kecepatan (Hlm. 37)
Percepatan dan perlajuan (Hlm. 41)
Gerak Lurus Beraturan (Hlm. 43)
Gerak Lurus Berubah Beraturan (Hlm. 45)
Gerak Jatuh Bebas (Hlm. 50)
D. Media Belajar
o Buku FISIKA SMA Supiyanto Kelas X
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
1. Pendahuluan
o Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengulang materi pertemuan sebelumnya
(5 menit)
2. Kegiatan Inti
o Mengerjakan evaluasi bab 2 Hlm. 56
(80 menit)
3. Penutup
Memberikan motivasi untuk lebih banyak mengerjakan soal
(5 menit)
4. Pekerjaan Rumaho -
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Rabu, 08 Desember 2010
Rabu, 24 November 2010
Check it out.
Wednesday, March 25, 2009
Non-Stop News: TVI 24 News Channel.
Check it out.
Wednesday, March 25, 2009
International Art Biennial of Cerveira: Call for entries.
How the the new artists could see the ancient masterpieces from Michelangelo and Botticcelli.

Langganan:
Postingan (Atom)





